Budidaya Belut Media Lumpur Vs Air Bersih. Mari Kita Bedah Mana Yang Lebih Menguntungkan!!

Pada postingan terdahulu saya telah memberikan tips bagaimana teknik Budidaya Belut Dengan menggunakan Air Bersih namun setelah beberapa hari postingan tersebut dipublish saya mendapat tanggapan dari salah seorang pengguna akun facebok yang mengetakan " selamat malam pak, saya membaca di postingan blogger Talitakum Indonesia milik bapak yang mengatakan bahwa belut bisa dibudidayakan di air bersih, apakah benar demikian?? Jika benar saya ingin belajar dong pak, bagaimana caranya."

Dalam hati saya senang karena ada juga ternyata yang mampir ke blog saya yang masih cupu ini. 

Spontan saya merespon tanggapan beliau dengan mengatakan 
"benar sekali pak belut dapat dibudidayakan dengan air bersih, malah saya menyarankan jika ingin membudidayakan belut sebaiknya dengan menggunakan air besrsih saja"

Kebetulan beliau adalah seorang peternak ulat jerman pemula dan seorang yang sedang iseng menagkap belut di sawah tetapi hasilnya dijual kepasaran karena harganya yang cukup menggiurkan 
Rp. 60.000 rupiah. 

Membaca postingan bahwasanya belut dapat dibudiayakan pada air bersih beliau sangat tertarik dan ingin mencoba mengembangkannya.

Nah.... bagi sobat talitakum sekalian saya ingin berbagi informasi nih mengenai kelebihan budidaya belut dengan menggunakan air bersih dibanding media lumpur.

Kelebihan Budidaya Dengan Media Lumpur 

Budidaya Dengan Menggunakan Lumpur Fermentasi
Sejatinya belut berkembangbiak dan menghabiskan 90% hidupnya didalam lumpur, belut akan keluar dari dalam lumpur atau sarang hanya pada saat mencari makan saja.

Kelebihan budidaya belut dengan media lumpur ialah:

1. Belut akan merasa lebih nyaman karena tempat tinggalnya sesuai dengan habitatnya di alam.

2. Pada saat ditebar belut dapat diberi pakan 1 minggu setelah penebaran karena pada umumnya pada media sudah tersedia suplay makanan berupa bahan organik, cacing lor, dan plankton-plankton.

3. Lebih menghemat biaya pengeluaran

4. Media lumpur dapat dipakai terus menerus tanpa harus mengganti, sobat hanya perlu menambah bahan berupa kompos organik pada siklus selanjutnya. Baca Artikel ini mengajarkan cara membuat kompos organik 

5. Lebih simpel dan tidak repot

6. Tidak membutuhkan banyak air. Sangat cocok pada daerah yang minim air.

7. Dapat dibudidayakan di drum fiber, kolam terpal, dan bak beton walaupin keadaan lahan sempit.

8. Lebih aman dari gangguan predator seperti musang, biawak, ular air, dll.

9. Tidak perlu aerator, sirkulasi dapat dilakukan dengan pembuatan lubang setinggi 5 cm diatas permukaan lumpur.

10. Belut lebih mudah beradaptasi dan tidak mudah untuk stress.

Kekurangan Budidaya Belut Dengan Media Lumpur

1. Jika belut mati didalam lumpur sulit untuk mengetahuinya

2. Jangka waktu panen dengan bobot hasil panen lebih lama dan lebih sedikit.

3. Suhu sering tidak stabil

4. Jika terlambat diberi makan atau porsi makanan kurang dari 5-20% maka belut akan memangsa belut lain yang lebih kecil.

5. Pertumbuhan tidak seragam

6. Padat tebar lebih sedikit dengan kepadatan 1-2 kg/m3 atau sekitar maksimal 2 kg untuk drum fiber 200 liter dengan ukuran bibit 8-10 cm.




Kelebihan Budidaya Belut Dengan Air Bersih

Budidaya Dengan Air Bersih

1. Padat penebaran lebih banyak, kolam ukuran 200*100*60 cm bisa diisi 10-15 kg bibit dengan ukuran 8-10 cm.


2. Pemberian pakan lebih mudah. Misalnya pakan yang diberi adalah cacing, pakan dapat diberi didalam sebuah saringan halus dan ditempatkan dibeberapa titik, atau langsung dapat ditebar juga kedalam kolam.


3. Waktu pemanenan lebih cepat, bibit dengan ukuran 8-10 dapat dipanen dalam waktu 3-4 bulan dengan berat 8-10 ekor/ kg


4. Pertumbuhan lebih seragam karena pemberian pakan lebih merata.


5. Pengontrolan lebih mudah dilakukan. Sobat dapat dengan mudah melihat pertumbuhan dan perkembangan belut, selain itu kita dapat mengontrol belut yang sehat dan sakit maupun yang sudah mati.


6. Belut tidak akan memangsa belut lainnya.


7. Pemberian vitamin lebih mudah dan lebih tepat sasaran karena langsung mengenai belut.


8. Suhu lebih stabil karena sirkulasi air yang teratur




Kekurangan Budidaya Belut Dengan menggunakan Air Bersih 

1. Belut lebih mudah stress jika kondisi tidak nyaman.

2. Perawatan lebih repot karena sirkulasi air harus lebih sering dilakukan. Sirkulasi air dilakukan 2x sehari selama 2-3 jam pada pagi dan sore hari 1 jam setelah pemberian pakan.

3. Biaya perawatan lebih besar karena memerlukan pakan yang lebih banyak selain itu membutuhkan biaya tambahan seperti pompa air atau aerator air.

4. Tidak cocok dilahan yang minim air, karena budidaya belut dengan air bersih harus membutuhkan air yang lebih banyak.

5. Apabila air tidak baik belut akan lebih mudah terserang penyakit.
seperti jamur dan aeromonas.

6. Budidaya dengan air bersih hanya untuk pembesaran saja.

Sejatinya budidaya belut dengan air bersih maupun dengan media lumpur memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. 

Tetapi sebagai pemula saya menyarankan sobat membudidayakan belut dengan lumpur karena apabila media sudah matang dengan sempurna tingkat stress pada belut akan lebih kecil.

Sumber: Diolah dari berbagai sumber dan pengalaman pribadi serta bahan bacaan dari buku panduan budidaya belut di pekarangan lahan sempit, lahan kritis & minim air karangan 
Bpk. M Ghufran H. Kordi. K. 

Sumber Bahan Bacaan

5 Responses to "Budidaya Belut Media Lumpur Vs Air Bersih. Mari Kita Bedah Mana Yang Lebih Menguntungkan!!"

  1. Trims saranya.
    Klo media tempat belut apa saja pak

    BalasHapus
  2. Saya ingin mencoba budidaya belut..fandan k nyari bibit yang bagus di mana ya.dan harganya brapa per kg..
    Salam kenal saya dari bali

    BalasHapus
  3. Ukuran 2x1 x60
    15 kg bibit biasanya 1kg 300 ekor berarti 4500 ekor ya mas..muat sampai esar tu mas?
    Terus sirkulasi air 2 kali sehari,harus di ganti ?
    Atau apakah bisa air nya tidak di ganti ganti tetapi memasang pompa dan aearator..mhon bantuan nya mas..trimkaaih bnyak ya mas

    BalasHapus
  4. salam kenal pak dari padang. saya mau nanya pak. apakah pemijahan bisa di lakukan di air bersih pak? atau kalau untuk media pemijahan lebih baik mengunakan media lumpur apa media air pak. mohon saran nya pak. 085272762971 ini nomor wa saya pak. mohon bimbingan nya terimakasih

    BalasHapus

Kami menerima kritik dan saran yang bersifat membangun
.
No SARA and RASIS.

Berkomentarlah dengan Bijak. SPAM, JUDI!! Otomatis Dihapus!!